Skip to toolbar

Cara menghadapi lawan bicara yang keras kepala

Setiap orang, terkadang menunjukkan sisi egois kala berbicara dengan lawan jenis ataupun teman satu kerjaannya. Hal tersebut tentu sudah tidak asing, namun cukup sulit jika menemukan seseorang yang berbicara dengan orang yang memiliki hobi berkomentar dan tidak mau mengalah. Padahal, hubungan komunikasi yang selaras sangat diperlukan untuk membangun kepercayaan atau kerjasama antara kedua belah pihak.

Bahkan banyak masyarakat yang berlomba-lomba mencari ilmu supaya dapat berinteraksi dengan baik. Mulai dari jurusan seperti hubungan internasional, ilmu komunikasi, hubungan masyarakat dan masih banyak jurusan terkait dibidang komunikasi lainnya. Semuanya telah disediakan oleh berbagai universitas negeri maupun swasta di setiap negara. Akan tetapi, bagi seseorang yang tidak memiliki latar belakang pendidikan dibidang tersebut, ada beberapa trik menarik yang dapat diaplikasikan ketika dihadapi dengan situasi berbicara dengan orang yang keras kepala.

5 Trik Mudah Menghadapi Lawan Bicara yang Keras Kepala

Trik berikut ini, akan membuat lawan bicara menyingkirkan sikap keras kepala yang dimilikinya. Selain itu, memudahkan Anda berbincang bersama orang tersebut sesuai tujuan yang ingin dicapai. Simak penjelasannya!

  1. Ketahui perbedaan orang yang tulus dan tidak

Berkomunikasi itu, secara tidak langsung akan membawa sebuah keuntungan maupun kerugian diwaktu yang bersamaan. Terutama, jika ada seseorang yang tiba-tiba menawarkan bantuan disaat dirinya tidak memiliki hubungan pertemanan yang cukup dekat dengan orang yang ditawarkan bantuan. Maka, hanya ada dua kemungkinan, yakni dirinya ingin dipandang tinggi oleh Anda atau mengharapkan sesuatu sebagai imbalan dari bantuan yang diberikan. Keduanya mungkin terlihat merugikan, namun terdapat keuntungan dibaliknya yang hanya bersifat sementara. Segera ambil tindakan yang jelas. Caranya, berikan alasan penolakan yang logis dan sulit dibantah oleh orang yang menawarkan bantuan. Selain itu, kurangi intensitas komunikasi diluar hal yang tidak berkepentingan.

  1. Berbicara dengan rasa percaya diri yang kuat dan jelas

Seseorang dengan wataknya yang keras kepala, biasanya memiliki rasa percaya diri yang kuat. Oleh sebab itu, sebagai lawan bicaranya, rasa percaya diri adalah hal yang penting untuk menghadapi orang dengan karakter tersebut. Tunjukkan bahwa Anda mampu bertindak tanpa mengandalakan kekuasaan yang dimilikinya. Sehingga, orang tersebut tidak akan memandang rendah dan menghargai segala pendapat yang diberikan saat berkomunikasi.

  1. Memahami situasi dan tidak mudah terbawa emosi

Perhatikan situasi obrolan yang dibicarakan sebelum terbawa emosi sesaat.  Orang yang keras keras kepala, akan sangat mudah terbawa emosi. Oleh sebab itu, jika ingin berhasil memenangkan pembicaraan yang sedang berlangsung, gunakan akal dan sikap yang logis dalam menyikapinya. Tidak membantah ucapan yang sedang dilontarkan oleh lawan bicara, lalu berikan perkataan yang baik dengan intonasi lembut dan tegas merupakan salah satu cara untuk menghadapi orang berwatas keras kepala.

  1. Perlakukan lawan bicara dengan cara yang bijak

Saat seseorang melontarkan perkataan yang tidak masuk akal bagi Anda, sebaiknya segera tinggalkan. Cara ini lebih baik dibandingkan berusaha memperbaiki ucapan darinya. Tidak ada istilah membangun sebuah hubungan yang dijalani secara satu pihak, keduanya harus saling berjuang untuk mencapai sebuah keselarasan. Oleh karena itu, penting sekali menjaga komunikasi agar tercapai kepercayaan dan keharmonisan dalam suatu hubungan. Baik hubungan pekerjaan, pertemanan hingga percintaan.

  1. Memberi batasan yang jelas dengan lawan bicara

Perlakukan orang disekitar Anda dengan batasan yang jelas. Contohnya, rekan kerja akan tetap saling menjaga komunikasi yang bersangkutan dengan urusan pekerjaan. Jika suatu saat rekan tersebut bersikap aneh dan mulai membicarakan hal diluar kepentingan, maka tidak perlu ditanggapi atau abaikan saja. Batasan seperti inilah yang sangat penting untuk menjaga hubungan pribadi dan perkantoran tetap terjaga harmonis dan berada di jalannya masing-masing.

Itulah beberapa cara mudah yang dapat diaplikasikan kedalam kehidupan sehari-hari saat berkomunikasi. Terutama jika lawan bicaranya memiliki sikap keras kepala. Sehingga, Anda tidak mudah tunduk atau merasa terintimidasi setiap kali berbincang dengan dirinya. Semoga bermanfaat.

Related Articles