Memulai Membangun Bisnis atau Menjadi Karyawan?

karyawan or startup

karyawan or startupPada gambar di samping menunjukkan bagaimana seorang karyawan yang dengan runtinitasnya melakukan pekerjaannya setiap hari. Mengulang terus pekerjaannya setiap hari selama bertahun-tahun melakukan hal yang sama. Apalagi seorang tenaga fungsional yang tidak akan naik jabatan misal seorang teknisi memperbaiki mesin di perusahaan kecil. Lari di tempat tanpa ada kenaikan pangkat dan jabatan. Seperti seorang Polisi yang terus di Kantor Polisi Sektor. Tidak kemana-mana sampai tua.

Gambar di samping juga ada seorang start up dengan beban yang berat mencoba mendaki kesuksesan. Untuk mencapai puncak kesuksesan baik itu sebagai start up memulai bisnis atau mendaki jabatan di sebuah perusahaan besar atau bahkan sebagai pejabat pemerintah memang tidaklah mudah. Seorang Polisi muda Lulusan Akademi Kepolisian akan berlomba-lomba untuk menjadi seorang kapolri. Kesuksesan paling tinggi di Kepolisian tentunya. Hal itu diperlukan fokus, untuk terus mencapai tujuan dan menahan beban yang berat, atau anda akan berputar terus lari di tempat.

Memulai bisnis dan menjadikan bisnis itu berhasil atau bekerja pada sebuah institusi dan menjadi pucuk pimpinan memang adalah sebuah kesuksesan yang diinginkan banyak orang.

Bahkan banyak pula yang sebelumnya karyawan kemudian berpikir untuk beralih menjadi seorang start up dan membangun bisnisnya, memulai dengan self employee (wirausaha) dan membangun bisnis yang besar (Corporation/Perusahaan Besar).

Mempi seorang bisnis online adalah membangun perusahaan sekelas detik.com atau tokopedia.com, atau kita sekedar jualan online menjadi seller di Marketplace.

Kita tetap memerlukan skill dan kadang kita juga tidak bisa bekerja sendiri. Kita harus mengerti bahwa menjalankan bisnis/usaha bukanlah pekerjaan semalam, melainkan komitmen jangka panjang dimana akan memerlukan kerja keras, skill, waktu, modal/uang, dan lain-lain. Anda merasa merealisasikan ide akan membutuhkan skill-skill yang berada diluar kemampuan Anda, seperti marketing, desain, sales, public relation, research dan sebagainya. Hanya sedikit dari kita yang mampu melakukan semuanya sendirian, Anda tetap butuh bantuan dari orang lain, baik itu investor maupun karyawan yang memiliki skill tinggi.

Kita memerlukan marketing yang hebat, kita memerlukan teknisi yang hebat dan kita memerlukan modal yang besar. Pengusaha sukses adalah pengusaha yang bisa mengumpulkan modal baik itu dari bank, maupun penanam modal, bahkan perusahaan listing di Pasar modal. Memiliki karyawan yang tangguh, merk yang laris. itulah pengusaha yang sukses.

Untuk menjadi Pejabat Puncak kita juga perlu banyak mengikuti pelatihan-pelatihan sehingga kita tidak merasa cukup menjadi Kapolda saja misalnya. KIta terus fokus untuk menjadi orang nomor satu. Terus sekolah S2 bahkan S3 sehingga bisa menjadi Dirjen Postel.

Semua puluang untuk mendapatkan Kehidupan dan Kesuksesan Hidup itu ada. Bahkan Bisa menyekolahkan anaknya menjadi Sarjana dari Universitas terkenal adalah sebuah kesuksesan.

Kami berkomitmen untuk meningkatkan skill komunitas dalam bisnis online maupun offline. www.motivasionline.com

 

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*